Selasa, 15 Desember 2015

Karya Kekasih

Galau Vs Berkarya

Oleh: Ratri Dwi Mareta
Galau… galau merupakan suatu keadaan  dimana kita memikirkan masalah secara berlebihan. Secara pisikologis dan kesehatan galau secara terus menerus akan menyebabkan gangguan pada tubuh karena hormon yang diproduksi  tubuh berlebihan, selain itu galau juga bisa berdampak pada kehidupan orang tersebut karena selalu berpikiran negativ pada otaknya.

Galau bias terjadi pada siapa saja dari bayi sampai nenek-nenek, dari alay hingga presiden, dari yang cantik sampai yang gak jelas cantik atau ganteng. Galau ini bias menjangkit siapa saja bahkan hewan pun bisa saja galau.
Penyebab galau itu banyak, ada yang galau karena tugas kuliah, galau karena kangker ( kantong kering) biasanya terjadi di lingkungan anak kuliah ketika tanggal tua atau akhir bulan, galau putus cinta, galau LDR, galau karena lihat filem mellow, galau karena tidak dapat uang, galau karena gebetan diambil temen dan masih banyak lagi yang lainnya.
Tindakan setiap orang ketika galau juga berbeda-beda, ada yang mengalihkan kegalauan dengan bersepeda, mendengarkan music mellow, menangis di kamar, mengurung diri, pergi berlibur, bunuh diri, membuat setatus alay di FB, Twitter, BBM, mendadak alim bahkan ada yang ketika ditolak sama gebetan atau diputusin cari pengganti lagi.

Galau itu tidak harus melakukan tindakan yang tidak penting. Galau bisa kita alihkan dengan berkarya. Berkarya apa saja asal tidak merugikan diri sendiri. Contoh simpelnya kita bias mengembangkan dari hobi kita.
Keuntungan memanfaatkan galau sangat banyak. Galau yang dimanfaatkan dengan positif bias menguntungkan kita, misal ketika galau kita gunakan dengan menggambar, bermain musik, merajut, bernyanyi, olahraga, menari, untuk yang suka menulis kita bisa meluapkan kegalauan kita dengan membuat cerpen, novel, puisi, teks drama.
Sedangkan galau yang tidak dimanfaatkan akan mengganggu kehidupan kita. Contohya galau yang kita gunakan secara negativ atau tidak dimanfaatkan bisa membuat kita terpuruk dan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan, seperti mengkonsumsi narkoba, bunuh diri, atau melakukan tindakan-tindakan yang tidak baik atau tidak pantas.

Di luar sana banyak orang yang memanfaatkan galau dengan positif  dan banyak pula galau bisa merubah orang menjadi sukses. Contohnya billy boen  ketika Ia berusia 26 tahun ia sudah memimpin 3 perusahaan seperti JIC, JIM serta membuat buku yang berjudul young on top. Buku young on top sangat laris dan bias dijadikan sebuah inspirasi bagi kaum muda yang ingin maju ke depan. selain billy boen ada juga mahasiswa dari  salah satu universitas negeri di semarang. Ia bernama Verian Edo Ananto. Ia memanfaatka kegalauannya dengan hobinya yaitu menggambar animasi dan fotografi. Dari kegemaran serta hobinya dalam dunia grafis ini, Ia mencoba melawan kegalauannya dengan dunia grafis. Meskipun hasil jepretannya belum sebagus fotografer professional. Selain itu ada buku ketika kerinduan memanggil “ antropologi puisi cinta “. Di dalam buku tersebut menceritakan kegalauan setiap pengarangnya. Di dalamnya terdapat kegalauan-kegalauan yang diluapkan dengan puisi. Buku ini disusun oleh siswa-siswi SMK Texmaco pemalang. Ide ini berawal dari lima orang pengarang utama yaitu bu Kusyati selaku guru Bahasa Indonesia, Sandi, Azis, Titi Mulyati dan Ratri Dwi Mareta.
Apakah masa-masa hidupmu akan dihabiskan dengan bergalau??
Mari sedikit-sedikit kita buat kegalauan menjadi sempurna untuk masa depan kita. Tidak perlu dari hal yang rumit, mulailah dari hobi dan perasaan kegalauan kita. Kita buktikan bahwa galau tidak perlu ke hal negative namun kita alihkan ke hal positif.

Trimakasih


Tidak ada komentar:

Posting Komentar